Jumat, November 21, 2008
kepergian ku
Saat ku kecil, kau selalu ada disamping ku
Saat ku sakit kau selalu ada untuk ku
Saat ku takut dalam kegelapan, kau selalu menemaniku
Kepergian ku bunda, aku pergi bukan karna aku tak sayang lagi
Tapi aku pergi karna aku sangat sayang pada mu
Aku tak ingin melihat air mata dipipi mu
Aku tau, aku banyak membuat mu susah
Kau menderita karna aku.
Tapi aku malah tak bisa membalas kebaikan mu selama ini bunda
Maafkan aku bunda, aku pergi tanpa kau sadari
Aku tak tega melihat itu semua. Maaf … maaf… kan aku bunda,
Tapi aku harus pergi, aku tak bisa diharapkan lagi.maafkan aku semua.
Terima kasih karna selama ini kau sudah menyayangi aku, merawatku juga menemani ku dalam kegelapan.
Untuk semua terutama unuk mama
Dari caca
Selasa, September 09, 2008
*Mandikan Aku Bunda*
Di bawah ini adalah salah satu contoh tragis.
Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya
.....
Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan
memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah
jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan
digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang
mantan presiden
Amerika.
Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di
Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih
memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.
Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama
berprestasi, meski berbeda profesi.
Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat,
bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan
mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah
''alif'' dan huruf terakhir ''ya'', jadilah nama yang enak didengar: Alifya.
Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak
yang pertama dan terakhir.
Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani
semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke
kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.
Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk
ditinggal-tinggal? '' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah
mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul
ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional
oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon.
Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.
Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu,
tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik
pesawat terbang, dan uang yang banyak.
''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek
Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.
Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut
dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih
pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan
seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya.
Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi
karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang
larut, ia jarang sekali ngambek.
Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria.
Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.
Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super
sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.
Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak
dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap.
Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar.
Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan
mempersiapkan keperluan
kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante
Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut,
meski wajahnya
cemberut.
Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian
lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu
karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta
perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.
Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu
dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.''
Setengah terbang,
saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah sudah punya rencana lain.
Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.
Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia
shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah
memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani
memang menyimpan
komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.
Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring
kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah
jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya,
berusaha menyembunyikan tangis.
Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri
mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu,
berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan. Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di
seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan?'' Saya diam
saja.
Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya
mematung seperti
tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah
pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin
senja meniupkan aroma bunga kamboja.
Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu
hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih
tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri
kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih
mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya.
Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin
tua.
-- Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.
-- Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan
yang amat sangat.
-- Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya
sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan
masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.
-- Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih
sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti
karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.
Pelajaran yang menyedihkan. ...
Rabu, Juli 16, 2008
esmosi
huhh gw lagi sebel banget neh sm org kantor gw, gw cmn nanya satu aja di ceramahin panjang lebar. ktna gw hrs gini lah, gw harus gitu lah, emang susah deh kl py temen yg suka mencampuri urusan org. esmosi euyyy
Kamis, Juli 03, 2008
5w + 1h
First ,
1.Apa yang lo lakuin Jika Bokap lo jadi PRESIDEN ??
= gw bakal jadi anak presiden..hihi senangnya
Next ,
2. Apa yang Lo lakuin Jika Bokap lo jadi Orang paling kaya sedunia ??
=Gue bakal minta spy tar dibuatin pesta yg meriah
3. Apa yang Lo lakuiin Jika Pacar Lo jadi Remaja paling Tajir se’Asia ??
= Gue bakal minta Lollipop se gede bulan ama dya .
4 . Kapan terakhir kali Lo berciuman ??
=long time ago
5.Pilih mana ? Mobil VW appa Motor HARLEY DAVIDSON ?/
=mobil VW .
Alesan’a ??
=Gue Retrochhiiopp bangett .
6.Kalo Besokk adalah hari terakhir Lo di dunia , Lo bakalan Ngelakuin apa aja ?
=
- Tobad . Minta maaf atas kesalahan gue selama di dunia .
- Mo nge Bahageain Orang tua gue Untuk terakhir Kalinya . Dan minta maaf ama beliau ., karena selama hidup di duniia gue bikin mereka susah terus .
- Mo kumpul sama Keluarga gue + keluarga besar gue .
-Mo Ngumpul bareng sahabat sahabat gue untuk terakhir kalinya .
-Mo bilang “LOVE YOU” sama smua org,en “LOVE YOU TOO” ama orang yang laggi suka sama gue
-Mo berterima kasih sama guru guru gue + orrang orang yang udah nolong gue selama di dunia .
- Mo bilang Ke orang orang ke seluruh dunia, Tolong Maafin segala kesalahan gue , dan doain gue buat masuk surga .
- Mo ngasih seluruh harta gue ke fakir miskin + Orang Orang yang gak mampu , agar mereka bahagia .
- Mo Sholat, sujud , Nangis , ngeluappin segala”nya , minta maaf sama ALLAH SWT sebelum detik”nyawa gue di ambil .
7 . Udah lah , sekarang kita beralih ke pertanyaan Laen , Apa Cita Cita Lo SAAT INI?
= gw bs dpt krjaan yg lbh baik
8. apa cita cita Lo buat ke Depan nanti ??
=Berharap ALLAH SWT tetap slalu memberikan yang terbaiik buat gue , dan yang terbaik buat gue akan memberikan Kebahagiiaan bagi diri gue dalam hidup gue (ammiiieenn .. )
9 .Lagu appa yang Lgi LO dengerin sekarang?
=sepanjang hidupkuw gitu deh
10.Apa yang Baru Lo lakuiin 600 detik yang lalu ??
=sholat
11. Apa yang Lo lakukan Kalo misalkan elo adalah Keturunan dari Einstein ??
=Gue Langsung manggil Infotainment . mInta gue diliput . Trus gue pura pura depresii dan seraya berkata “Mengapa Kakek Einstein harus meninggalkan Ku secepat ini ?? andaii saja Kakek einstein masiih adda ., dya pasti bisa membuat bahan bakar dari cahaya + ulet bullu , sehingga premium tidak seharga 6000 ruppiah seperti iniii ...”
Dannn ... Sehari setelah itu nama gue terkenal ke seluruh PENJURU DUNIA . Hha .
Kalo misalkan Memang benar itu terjadi , ada niatan elo buat merubah nama,gak ??
=Ada lah !! Pastinya !! . nama gue akan gue rubah menjaddi yg ada stein nya gitu deh.
12. Okeii ., ini adalah pertanyaan terakhir , Apa yang Lo inginkan Kalo misalkan Ada Orang yang baca Postingan Lo ini ??
= senyumm dunks, wlpn agak maksa
Rabu, Juli 02, 2008
7 alasan salah untuk menikah
Kamis, Juni 26, 2008
DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal..??
Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar
pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark
pada semua lukisanku.
AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian
untuk mengatakannya...
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita
biasa saja.
AKU menyukainya..sangat menyukainya..
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan
kekuatannya...
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena...
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...
AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan
hilang...
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya...
AKU merasa dia adalah "sahabatku"...
AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya
hanya untuk dia...
Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai
pergumulan
selama 3 tahun ini...
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis
selama 3 tahun...
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya,
setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah...
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis...
but AKU tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu...
Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa AKU kembali
untuk
mengambil sesuatu yang tertinggal...
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana....
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya
untuk
memulai perang dingin...
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku...
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan
kaget...
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama
pacarku...
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang
terjadi sebelumnya...
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit
hatiku sama buruknya dengan dia...
AKU juga sedih...
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi...
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang
ingin kukatakan padanya...
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan
sesuatu padaku...
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku...
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan
seseorang...
AKU tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang
baik,
penuh energi dan menarik...
AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum
dan mengucapkan selamat padanya...
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak
dapat menahannya...
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku...AKU tak bisa bernapas
dan
ingin berteriak namun apa daya...
Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya...
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan
kehadirannya...
Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10
hari
yang lalu ketika aku sedih dan menangis...
SMS itu berbunyi,"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON
tidak memintanya untuk tinggal?"
DAUN
AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini
ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi
"Sahabat" .
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya...
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari
sebelumnya - CEMBURU...
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2
bulan...
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa
gembiranya.
Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi...
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa
dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk
melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...
AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah
tangan...
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...AKU tahu
kesukaannya...kebiasaannya...
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya...memberinya
perhatian...menemani...dan
mencintainya...
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan
mengirimku
SMS...
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku...
Karena itu, AKU menunggunya...
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah...Kadang AKU
berpikir untuk tetap menunggu...
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini...
Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku...setiap hari dia
mengejarku
tanpa lelah...
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan
dariku...
AKU berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku
untuknya ?!..
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk
terbang
dari pohon...
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang
yang
kecil di hatiku...
AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat
yang
lebih baik...
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon...tapi Pohon hanya tersenyum dan
tidak
memintaku untuk tinggal...
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku...
"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya
untuk tinggal?"
ANGIN
AKU menyukai seorang gadis bernama Daun...
karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN
yang kuat...
Angin akan meniup Daun terbang jauh...
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami...
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya
memerhatikan Pohon...
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya...
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya...
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku...seperti daun yang suka
melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia...AKU merasa sangat kehilangan...
Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun...
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi...
Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang
memperhatikan Pohon...
AKU melangkah dan tersenyum padanya...Kuambil secarik
kertas..kutulis dan
kuberikan padanya...
Dia sangat kaget...
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku...
Esoknya...dia datang...menghampiriku dan memberikan kembali kertas
itu...
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu
karena
Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya...kuhampiri dengan kata2 itu...
Sangat pelan...dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan
telponku...
AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU...tapi AKU akan berusaha agar
suatu hari dia menyukaiku...
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x
kepadanya...
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan...tapi AKU tidak
menyerah...
Keputusanku bulat....AKU ingin memilikinya...dan berharap dia akan
setuju
menjadi pacarku....
Aku bertanya," apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah
membalas?
Mengapa kau selalu membisu?"
Dia berkata, "AKU menengadahkan kepalaku"...
"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar...
"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak...
Kuletakkan telepon......melompat....berlari seribu langkah...ke
rumahnya...
Dia membuka pintu bagiku...Ku peluk erat-erat tubuhnya...
"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya
untuk tinggal?"
JIKA KAU MENGINGINKAN CINTA DARI SESEORANG...TUNJUKKAN CINTAMU !!!!
CINTA TIDAK MEMBUTUHKAN KERAGUAN...TUNJUKKAN SAJA !!!!
Kamis, Juni 19, 2008
Doa Para Lajang

untuk para lajang yg ada didunia ini, plis to read this:
Doa Para Lajang :
Thank God, untuk ...
Kemerdekaan menjalani hidup
Keleluasaan mengejar karier
Waktu melimpah untuk hang-out
Masa yang panjang untuk bersenang-senang
Tidur yang nyenyak tanpa dengkuran
Kemewahan untuk menikmati kesendirian
dan banyak lagi yang terlalu panjang untuk kami sebut semua dalam doa kami
Beri kami kesabaran untuk ...
Tidak kurang ajar menghadapi tuntutan orang tua
Selalu tersenyum bila ditanya mengapa keenakan melajang
Tidak tertawa atas curhat tentang urusan rumah tangga
Beri kami kekuatan untuk ...
Tidak melepas masa lajang karena everybody does
Tidak melepas masa lajang karena takut stigma perawan/perjaka tua ...
Tidak melepas masa lajang karena dianggap menghalangi jalan adik kami
Tidak melepas masa lajang karena terlanjur berbadan dua ...
Tidak melepas masa lajang untuk bayar utang
Dear God,
Biarkan kami menikmati kesendirian kami
Dan merelakannya pergi pada waktunya
Atau bila kau anggap kami terlalu egois bersenang-senang sendiri
Berikan kami teman terbaik untuk berbagi kesenangan
The good one, of course, if You dont mind .....
Amin